Showing posts with label Ramadhan. Show all posts
Showing posts with label Ramadhan. Show all posts

HAYATI MAKNA BULAN RAMADHAN MELALUI TADARUS BUDAYA





Komunitas pecinta seni di Gresik Jawa Timur, memiliki cara tersendiri dalam menghayati puasa di bulan suci Ramadhan. Mereka menggelar konser religi bertajuk Tadarus Budaya. Melalui kegiatan tersebut, para seniman berusaha menata segala yang tumbuh di alam, sebagai sumber kehidupan yang mengalir dan menjelma menjadi karya agar manusia tidak mati rasa.



Para seniman gresik yang tergabung dalam Cakrawala Gresik (Cager,) dalam memaknai bulan suci Ramadhan, menggelar Tadarus Budaya, di Aula Kementerian Pendidikan Nasional, Jalan Usman Sadar, Kota Gresik (22/08/2011.)



Dengan memanfaatkan limbah barang-barabf di sekitarnya, kantung plastik bekas, seng bekas, kentongan, dan rebana, mereka mengeksplorasikan kegalauan perasaannya, melalui sebuah musik yang ritmis dan magis, atraksi teater, hingga musikalisasi puisi.



Mereka meng-apresiasi-kan kegaluan hatinya, akan kehidupan anak-anak negeri, di tengah globalisasi teknologi dan informasi yang semakin menjauhkan mereka dari sifat sosial dan saling mengasihi.



Mereka juga prihatin dengan semakin jarang bayi yang disuapi Air Susu Ibu (ASI), karena kedua orang tuanya sibuk bekerja.



Karena itu, melalui Tadarus Budaya, para seniman gresik, menggelorakan kembali olah rasa, yang kian menipis, agar generasi muda tidak terseret bencana paling menakutkan yakni mati rasa.



Menurut para seniman, Tadarus Budaya sebagai sebuah refleksi para seniman gresik, dalam memaknai serta menghayati ibadah puasa di bulan Ramadhan, sebagai sumber kehidupan yang terus mengalir. “Teknologi telah menjauhkan anak-anak dari hidup bersosial dan berjemaah. Itulah realita yang kami lihat”, ujar Jarir Sururi, salah seorang seniman.



Bagi para seniman Gresik, Tadarus Budaya, tidak sekedar pentas seni, tetapi sebuah refleksi tentang berbagai persoalan di negeri ini, agar manusia tidak mati rasa, di tengah, arus globalisasi teknologi dan informasi, yang masuk di segala sendi kehidupan.

JEJONGKONG, MENU TAKJIL PUASA KHAS LAMPUNG





Berbuka puasa dengan yang manis, itulah salah satu petunjuk dalam agama, karena di yakini sangat baik bagi kondisi lambung yang kosong. Di kota Bandar Lampung, Lampung, warga biasa berbuka dengan menyantap Jejongkong, makanan dari tepung beras yang rasanya manis gurih. Jejongkong hanya dapat di jumpai pada bulan puasa seperti sekarang ini.



Makanan yang terbuat dari tepung beras dan sagu tersebut, menjadi favorit bagi warga Bandar Lampung dikala berbuka puasa. Rasanya yang manis segar gula aren dan gurih santan kelapa, menjadi salah satu alasannya.



Salah satu yang masih bertahan menjadi pembuat kue Jejongkong adalah Salamah, warga Jalan Lantana Gang Mesjid Bandar Lampung, yang telah tiga tahun lamanya menekuni usaha pembuat jejongkong. Setiap bulan Ramadhan, Salamah berupaya menangkap peluang bisnis tahunan yang dia dikerjakan sendiri. Dalam sehari Salamah, mampu memproduksi sedikitnya seratus bungkus Jejongkong.



Proses pembuatan jejongkong mudah, serta bahan-bahan gampang ditemukan dipasaran. Tepung beras, sagu serta kelapa muda sebagai bahan dasarnya. Mula-mula tepung beras dan sagu diaduk hingga rata dengan cairan daun suji. Setelah rata, adonan tersebut kemudian dimasak dandang. Uniknya, agar rasa dan aroma khas jejongkong terjaga, Salamah memilih memasaknya dengan arang.



Cukup merogok kocek Empat Ribu Rupiah, anda sudah bisa merasakan nikmatnya berbuka dengan Jejongkong. Sayangnya, proses pembuatan kue jejongkong Salamah ini masih tradisional, sehinggga produksinya hanya terbatas. Dalam sehari Salamah hanya mampu memproduksi 100 bungkus Jejongkong saja.

MENIKMATI SANTAP SAHUR DENGAN NASI BORANAN





Sego boranan, makanan khas Kabupaten Lamongan Jawa Timur, menjadi pilihan warga setempat untuk menu sahur. Makanan tradisional dengan lauk pauk ikan Sili dan usianya dipercaya mencapai ratusan tahun tersebut, hingga kini tetap lestari. Tersebut, dipilih karena menawarkan rasa lezat dan harga yang relatih murah.



Untuk mendapatkan nasi boranan ini tidaklah sulit, hampir di setiap sudut kota Lamongan selalu ada penjual nasi boranan yang siap menawarkan masakannya, seperti para penjual di jalan basuki rahmat ini. Apalagi menu ikan andalan yang di suguhkan adalah ikan Sili, yakni ikan sungai sejenis ikan gabus yang hanya bisa di temui di kota Lamongan.



Disebut nasi boranan karena tempat untuk menyimpan nasi terbuat dari anyaman bambu yang oleh warga sekitar disebut boran. Dulu alat penyimpan nasi ini kerap dijadikan tempat menyimpan nasi sebelum ditemukannya perabot rumah tangga modern. Selain itu, nasi akan terasa lebih sedap jika disimpan di boranan. Nasi boranan disajikan dalam bentuk pincuk dengan alas daun pisang.



Ciri khas lain menu ini adalah sambal boranan, yakni racikan bumbu lengkap yang telah di goreng dengan porsi cabe lebih banyak sehingga sambal boranan ini selalu terasa pedas. Biasanya, ibu-ibu yang memasak nasi boranan ini masih menggunakan bahan bakar kayu agar bau nasi dan sambalnya terasa lebih sedap. Nasi boranan pun disajikan dalam bentuk pincuk dengan alas daun pisang, sehingga aroma tradisional cukup kental dalam sajiannya.



Menurut Suwanah salah penjual nasi boranan, jika dibanding

dengan hari-hari biasa, penjualan nasi boranan di bulan Ramadhan mengalami peningkatan. Apalagi mayoritas pembeli datang menjelang sahur. “Cukup lumayan, bauk sahur maupun buka puasa”, ujar Suwanah.



Nasi boranan tidak hanya pas untuk menu sahur puasa, untuk berbuka puasa pun warga banyak memilih untuk menikmati nasi boranan. Apalagi, harga satu bungkus nasi boranan hanya 5000 rupiah saja.



Penjual nasi boranan tidak hanya berjualan sore hingga malam saja, namun ada juga sebagian yang berjualan mulai malam hingga pagi hari. Tentunya menikmati nasi boranan disaat ramadhan akan berbeda jika dibanding dengan menikmatinya di hari-hari biasa.

MENIKMATI SEGARNYA ES KRIM GORENG





Depot sederhana di kota di Jalan Kiai Amin Kota Lamongan Jawa Timur, menyajikan menu unik berupa es krim goreng yang diminati semua kalangan. Uniknya nama es krim tersebut tidak hanya sekedar nama, namun memiliki rasa yang unik pula, hingga banyak di suka semua kalangan. Di bulan puasa, es krim goreng disajikan sebagai menu khusus untuk berbuka puasa. Cukup unik bukan?



Es krim goreng memang disajikan setelah melalui proses pengorengan. Meski demikian, sensasi kesegaran rasanya tetap mampu menyegarkan tenggorokan. Bahkan, di bulan ramadhan, es krim goreng dijadikan menu khusus untuk berbuka puasa. Penikmat es krim gorengpun tak ragu-ragu untuk mencicipi kenikmatannya, serta di rasa sangat cocok untuk menu buka puasa maupun menu penutup buka puasa.



Untuk membuatnya, mula-mula disiapkan roti bulat, tepung terigu, tepung roti, es krim beraneka rasa, telur yang telah dikocok. Roti bulat kemudian di masukkan es krim sesuai dengan selera.





Setelah itu, roti berisi es krim yang telah dibalur dengan adonan tepung terigu dan tepung roti, kemudian dimasukan kedalam lemari pendingin selama lebih kurang tiga jam. Setelah itu baru proses penggorengan dimulai. Untuk menggoreng adonan es krim membutuhkan waktu sekitar 30 detik. Agas es tak mencair, ice cream goreng di siram saus coklat atau susu coklat. Agar terlihat lebih menarik, maka es krim goreng ini diberi crimer putih dan buah strowbery. Nah, kini es krim goreng siap dihidangkan.



Selain es krim goreng, depot sederhana ini juga menyediakan pisang bakar ice krim. Tak kalah dengan ice krim goreng, hanya saja pisang bakar ice krim goreng ini sering di santap sebagai menu penutup buka puasa. “jadi pelanggan memang memilih sendiri ada yang suka menjadikannya sebagai makanan pembuka ada yang penutup”, ujar Riris Maulina Susanti, pemilik depot.



Jika anda ingin mencobanya, cukup merogoh kocek lima ribu rupiah untuk satu porsi es krim goreng. Di hari-hari biasa, para pelanggan es krim goreng datang menikmatinya pada malam hari. Namun, pada bulan puasa ini, pelanggan meninggkat hingga 50 persen.(86)

SERUNYA NGABUBURIT DENGAN BERSEPEDA DOWNHILL



Guna melupakan lapar dan dahaga selama berpuasa seperti saat ini, sekelompok pecinta lingkungan di Gresik Jawa Timur, menggelar ngabuburit sambil berolah raga sepeda dengan menyusuri perbukitan kapur (07/08/2011.)

Sebanyak 80 orang yang tergabung dalam Komunitas Balung Tuo Gresik, menggelar kegiatan ngabuburit dengan bersepeda menyusuri perbukitan kapur yang berada di Kecamatan Kebomas.

Sepeda downhill, termasuk jenis olahraga cukup mahal, karena sepeda yang dipakai didesain khusus dalam menyusuri perbukitan, dengan harga beli, rata-rata 30 Juta Rupiah, per unit.

Para peserta bukan hanya mampu melewati jalan tanjakan saja, namun, mampu menuruni jalan curam yang seharusnya hanya bisa di lewati pejalan kaki saja. Bahkan, para peserta juga menunjukkan kemampuan tracking yang cukup menantang selama kegiatan ngabuburit ini di gelar.

Kegiatan olahraga bersepeda down hill, atau bersepeda naik- turun bukit ini di gelar secara rutin selama bulan ramadhan, yang di kemas dalam kegiatan ngabuburit, agar bisa melupakan lapar dan dahaga. “Secara rutin, kegaiatan ini biasa di gelar pagi hari. Namun, selama Ramadhan kita gelar sore hari sekalian ngabuburit” ujar Sudono, salah seorang peserta.

Bagi para peserta, bersepeda bukan hanya sarana transportasi alternatif untuk atasi kemacetan di jalan, tetapi juga menjadi gaya hidup, dalam rangka turut mencintai lingkungan.

SAJADAH BATIK, COCOK UNTUK SOUVENIR LEBARAN



Yuli Astuti, salah seorang pengusaha batik di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kudus, Jawa Tengah, berkreasi dengan membuat sajadah batik, yakni sajadah dengan perpaduan seni budaya batik berbagai motif Islami. Tak heran, sajadah tersebut memiliki daya tarik tersendiri.

Layaknya membatik pada umumnya, proses pembuatan sajadah ini pun tak jauh berbeda. Hanya membutuhkan waktu relatif lebih lama mengingat sajadah harus ditulis secara manual dengan tangan. Untuk membuat satu lembar sajadah, dibutuhkan waktu setidaknya tiga hari.

Semakin rumit motif dan semakin banyak warna, maka proses penyelesaiannya pun semakin lama. Meski demikian, Yuli mengaku menikmatinya. Apalagi hasilnya sangat disukai dan terlebih lagi produknya di pastikan di gunakan untuk beribadah.

Pada kain katun putih berukuran lebar tujuh puluh centimeter dan panjang seratus dua puluh centimeter, bermacam sketsa motif Islami seperti kaligrafi, gambar masjid, serta ornamen Islam lainnya di sket terlebih dahulu. Sketsa tersebut kemudian ditulis ulang dengan menggunakan canting dan malam yang telah dipanaskan.

Kain sajadah yang telah diberi motif tersebut dicelupkan kedalam ember yang sudah diberi pewarna. Proses akhir adalah penjemuran sekaligus penyempurnaan. Berbagai

Menurut Yuli Astuti, ide awal membuat batik sajadah berangkat dari keinginan memadukan kreasi seni batik tulis yang sudah lama ia tekuni dengan motif nuansa islami, seperti motif kaligrafi yang dipadu dengan motif klasik kuno Kudus berupa masjid menara.

Harga yang dipatok untuk satu lembar sajadah ini bervariasi. Mulai Harga Dua Puluh Lima Ribu hingga Lima Puluh Ribu Rupiah setiap lembarnya, tergantung kualitas bahan dan tingkat kerumitan motifnya.

Meski belum memproduksi untuk partai besar, namun Yuli mengaku permintaan sajadah batik semakin banyak khusunya saat bulan Ramadhan. Selain dipakai untuk kelengkapan sarana ibadah sholat, sajadah batik ini juga cocok untuk sovenir mudik lebaran, karena mudah dilipat dan praktis dibawa kemana-mana.

Kedepan, Yuli berencana memproduksi sajadah batik berbagai ukuran, termasuk untuk ukuran anak-anak, sehingga produknya akan lebih memasyarakat.

PASAR RAMADHAN MULAI DIGELAR



Pelataran Jalan A Yani yang berada di antara pasar di pusat Kota Lamongan Jawa Timur sejak awal Ramdahan kemarin disulap mejadi pasar dadakan. Disana sekitar 68 pedagang kaki lima menggelar dagangannya. Mereka menjual berbagai barang kebutuhan selama berpuasa.

Siang itu yang menyengat menjelang waktu Dzuhur, Anshori, salah seorang pedagang di Pasar Ramadhan terlihat melayani dua orang ibu-ibu pembeli. Terjadi tawar menawar harga antara Anshori dan ibu-ibu itu yang kemudian di susul dengan ditebusnya dua bungkus kurma dagangannnya. Tak berapa lama kemudian seorang bapak-bapak datang. Tanpa menawar harga, dia langsung membawa pulang kurma seharga Rp 13 ribu dalam kemasan seperempat kilogram.

Dia bersama saudaranya menggelar dagangan buah kurma. Buah yang seolah sudah menjadi menu wajib selama bulan puasa umat Islam tersebut.

Berbagai jenis buah kurma digelar dalam lapaknya. Mulai kurma termurah yang dijual Rp 6 ribu perseperempat kilogram hingga yang termahal Rp 25 ribu perseperempat kilogramnya. Menurut dia, pembeli memang lebih suka membeli kurma dalam kemasan seperempat kilogram.

Untuk kurma jenis Nagil dijual oleh Anshori Rp 6 ribu perseperempat kilogram dan jenis Golden Fail dijualnya Rp 7.500 perseperempat kilogram. Kemudian ada juga jenis Rabbi yang harganya Rp 13 ribu perseperempat kilogram. Sementara yang termahal adalah jenis Palem Fail dengan harga Rp 25 ribu perseperempat kilogram.

Pasar yang dikoordinatori PD Pasar Lamongan bersama paguyuban PKL pasar tersebut akan digelar selama bulan puasa berlangsung. Selain buah kurma, banyak juga pedagang yang menjual kembang api dan kue-kue kering.

GIRI KEDATON, JEJAK PESANTREN SUNAN GIRI



Kota Gresik Jawa Timur memiliki ikatan sejarah dengan penyebaran agama Islam di pulau Jawa. Terbukti, di kota Gresik terdapat sejumlah makam para penyebar agama Islam terkenal, seperti Fatimah Binti Maimun, Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri. Sebagian situs peninggalan Sunan Giri sendiri misalnya, hingga kini masih bisa di saksikan, meski kondisinya kurang sempurna.

Giri Kedaton atau Keraton Giri terletak di desa sido mukti kecamatan kebomas, Gresik. Bangunan yang berada pada sebuah bukit dengan ketinggian 200 meter tersebut terdapat tangga yang jumlahnya lebih dari 100. Pada pintu masuk kompleks Giri Kedaton, terdapat sebuah gapura serta pagar yang masih tersusun rapi yang terbuat dari bebatuan tua.

Berdasarkan informasi sejarah, tempat ini adalah pusat kegiatan dakwah raden paku dalam menyebarkan agam Islam pada abad ke 15 masehi. Karena tempatnya merupakan tanah dataran tinggi, maka tempat itu dinamakan Giri yang dalam bahasa sangsekerta mempunyai arti gunung. Raden paku pun akhirnya di kenal dengan sebutan Sunan Giri. Dipilihnya lokasi ini sebagai pusat kegiatan dakwah, berdasarkan petunjuk dari ayah Sunan Giri, Syech Maulana Ishak.

Giri Kedaton pernah menjadi pusat pemerintahan dengan status daerah istimewa di bawah kekuasan Kesultanan Demak Bintoro dengan Sunan Giri sebagai penguasa yang bergelar Prabu Satmoto.

Sunan Giri di angkat sebagai penguasa pada tahun saka 1409, tepatnya pada tanggal 9 Maret 1487 Masehi. Momentum pelantikan tersebut oleh Pemerintah Kabupaten Gresik di jadikan sebagai hari jadi kota Gresik.

Di samping sebagai pusat pemerintahan, Giri Kedaton juga menjadi pesantren bagi para santri Sunan Giri yang berasal dari sejumlah daerah di tanah air. Namun, tak banyak bangunan yang tersisa dan bisa di saksikan saat ini kecuali bekas pondasi serta bekas tempat wudhuk para santi. “3 Kolam yang ada ini adalah bekas tempat wudhu’ para santri”, ujar Muhtar, Juru Kunci Giri Kedaton.

Sunan Giri sendiri wafat pada tahun 1506 dan di makamkan di sebuah bukti bernama bukit Giri gajah. Makam Sunan Giri berada pada sebuah bangunan atau cungkup berukuran 4 kali 6 meter persegi dengan hiasan ukiran kayu kuno yang mencolok.

Di dalam bangunan makam, masih tersimpan sebuah keris pusaka milik Sunan Giri bernama Keris Kala Munyeng, buatan Mpu Supo asal Kerajaan Mataram serta sebuah sajadah milik Sunan Giri.

Di bulan puasa seperti saat ini, makam Sunan Giri terus di kunjungi peziarah, meski jumlahnya menurun. Namun, pada malam 25 ramadhan nanti, puluhan ribu orang dari berbagai daerah akan memadati komplek pemakaman ini, untuk beribadah dan munajat.

Posisi makam Sunan Giri beserta Giri Kedaton yang berada pada 200 meter dari permukaan laut ini, memungkinkan para peziarah bisa melihat kota industri Gresik secara leluasa, termasuk aktifitas di pelabuhan Gresik.

Tingginya lokasi Giri Kedaton dan makam Sunan Giri serta sejumlah petilasan para wali lainnya, menunjukkan perhatian Sunan Giri pada dinamika masyarakat sekitar. Apalagi, Sunan Giri tak hanya menjadi wali dalam pemerintahan, tapi lebih dari itu, wali dalam bidang kerohanian.

SATE SUMSUM, MAKANAN KHAS BERBUKA PUASA


Bulan puasa ternyata membawa berkah bagi vira, ibu muda Asal Kampung Wanasari, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Kota Denpasar Bali. Saat bulan Ramadhan seperti sekarang, vira selalu menjual menu khasnya, yakni sate sumsum sapi. Memang, vira hanya menjual sate sumsum pada bulan Ramadhan saja. Usaha ini sudah di lakoninya sejak lima tahun silam.

Untuk membuat sate sumsum memang sedikit berbeda dibandingkan sate umumnya. Bahan sumsum didapatkan vira dari sejumlah rumah potong hewan di denpasar. Sumsum
adalah irisan daging yang ada di bagian tulang. Selanjutnya, sumsum direbus dengan bumbu Bali, yakni bumbu rempah-rempah lengkap. Tujuannya, agar ada rasa di daging sebelum nantinya disate.

Setelah menajdi setengah matang, sumsum dipotong dan ditusuk barulah dibakar. Untuk penyajiannya, bisa dicampur dengan bumbu kacang atau bumbu kecap. Jadi bedanya memang ada dua kali bumbu sehingga sate ini benar benar lebih beraroma dan nikmat.

Selama bulan Ramadhan, vira mulai berjualan sejak pukul tiga sore. Meski demikian, pengunjung yang sudah rutin membeli sate sumsum tiap Ramadhan, telah datang sebelumnya. Jumlah pengunjung makin ramai, bila jelang buka puasa tiba. Dalam satu jam, dua kilogram daging sate sumsum telah habis terjual.

Rata-rata pembeli mengaku ingin berbuka dengan makanan khas kampung wanasari ini, sehingga mereka rela datang dari jauh untuk membeli sate sumsum ini.

Satu sate sumsum dijual seharga Dua Ribu Rupiah per tusuk. Mengingat cukup sulit mendapatkan sumsum sapi. Seharinya, vira bisa mendapatkan hasil jualan hingga Tiga Ratus Ribu Rupiah.

TIM RUKYAT GRESIK BERHASIL MELIHAT HILAL



Pelaksanaan Rukyatul Hilal Kabupaten Gresik Jawa Timur yang di pusatkan di Balai Rukyat Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, berhasil melihat Hilal. Hasil kerja tim ini selanjutnya di bawa ke sidang Itsbat Menteri Agama Di Jakarta (31/07/2011.)

Berdasarkan laporan hasil pemantauan tim Rukyat yang di di gelar mulai pukul 5 sore, Matahari terlihat terakhir pada pukul 17:31. Setelah batas waktu Rukyat dinyatakan selesai, 4 orang peserta mengaku telah melihat Hilal selama kurang lebih 30 detik mulai pukul 17.37.

Ke 4 orang yang berhasil melihat Hilal adalah Muhammad Ikhwanuddin, Samsul Arifin, Muhibuddin serta Solahuddin.

Berdasarkan pengakuan ke 4 orang tersebut, meski cuaca pada saat prosesi Rukyat cerah berawan, namun, Hilal berhasil di lihat dengan posisi menghadap ke atas serta miring ke arah selatan.

Laporan hasil pemantauan Hilal ini selanjutnya di proses melalui persidangan singkat sekaligus di sumpah oleh pengadilan negeri agama setempat yang juga turut hadir dalam kegiatan Rukyatul Hilal.

Tim Rukyatul Hilal kemudian menyatakan 1 ramadhan 1432 hijriyah jatuh pada hari senin tanggal 1 agustus 2011.

Hasil kegiatan memantau Hilal oleh tim Rukyat kabupaten gresik ini selanjutnya akan di jadikan sebagai salah satu pertimbangan pada sidang Itsbat Menteri Agama di Jakarta malam ini.

BULAN RAMADHAN, KOTA GRESIK DI GOYANG VIDEO MESUM



Bulan suci Ramadhan, kota Gresik Jawa Timur yang selama ini di kenal sebagai kota santri, di goyang oleh beredarnya video mesum yang mempertontonkan hubungan suami istri 31/07/2011.) Sejauh ini, pihak keamanan belum mengusut pelaku dan penyebar video asusila tersebut.

Ketenangan warga Kota Santri, Gresik dalam menjalankan ibadah puasa, terusik dengan beredarnya video mesum perselingkuhan yang mempertontonkan hubungan layaknya suami istri yang di duga di lakukan oleh oknum karyawan sebuah perusahaan di kota Gresik.

Dalam video berdurasi 12 menit 6 detik ini, terlihat kedua insane berlainan jenis melakukan adegan mesum yang di duga di lakukan di kamar mandi sebuah hotel. Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, pemeran pria berinisial hd berdomisili di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas dan telah memiliki istri 3 orang anak. Sementara, pemeran perempuan adalah seorang janda yang telah di cerai suaminya.

Video berjudul, skandal Gresik ini di duga di rekam menggunakan handycam dan menyebar dengan kapasitas 34 koma 4 Mega Byte.

Video perselingkuhan ini beredar luas di masyarakat dalam 2 hari terakhir melalui handphone dan komputer. Masyarakat pun mengaku resah, karena video ini menyebar di saat masyarakat Gresik akan melaksanakan ibadah puasa.

Sejauh ini, pihak keamanan belum mengusut pelaku dan penyebar video mesum ini.

KIAT SEHAT ALA RASULULLAH SAW


1. SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH.
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum subuh, melaksanakan sholat sunah dan sholat fardlu, sholat subuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah yang mendalam antara lain :

- Berlimpah pahala dari Allah

- Kesegaran udara subuh yg bagus utk kesehatan/ terapi penyakit TBC

- Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.

2. AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumaat beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi.

"Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman" (HR Muslim)

3.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN Sabda Rasul :
"Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) "(Muttafaq Alaih).

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan Bahkan ada satu tarbiyyah khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan.

4. GEMAR BERJALAN KAKI
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad,mengunjunginy a rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini juga penting untuk mencegah penyakit jantung

5. TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah : "Jangan Marah" diulangi sampai 3 kali. Hal ini menunujukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah :

- Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring

- Membaca Ta'awwudz, karena marah itu dari Syaithon

- Segeralah berwudhu

- Sholat 2 Rokaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan hati

6. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqomah dan bekerja keras, serta tawakal Kepada Allah SWT.

7. TAK PERNAH IRI HATI
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa, mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat.

Sumber : MUTIARA PAGI IKMS