Showing posts with label Cumi-cumi. Show all posts
Showing posts with label Cumi-cumi. Show all posts

SEDAPNYA PADUAN DAGING CUMI-CUMI DAN AYAM CINCANG


Daging cumi yang kenyal, ternyata juga bisa dipadukan dengan daging lainnya sebagai menu tambahan. Salah satunya adalah dengan tambahan ayam cincang, seperti yang dilakukan sebuah rumah makan di kawasan wisata Lovina, Buleleng, Bali.

Untuk membuatnya, daging ayam dicincang kecil kecil, kemudian dicampur dengan bumbu yakni garam dan bawang prei. Racikan bumbu dan daging ayam ini digoreng setengah matang. Hasil gorengan lalu dimasukkan ke tubuh cumi yang telah direbus. Tidak sampai di sini, daging cumi yang sudah di isi daging ayam cincang, diolesi tepung dan telor barulah digoreng sekitar sepuluh menit.

Nah, cumi goreng daging ayam cincang pun siap disajikan. Penyajiannya pun juga sederhana, cukup dengan saos pedas. Namun untuk menikmati makanan khas ala Eropa ini, akan terasa lebih nikmat bagi lidah orang Indonesia bila dipadukan dengan nasi goreng paprika.

Menu cumi goreng daging ayam cincang ini, sangat digemari pengunjung. Tidak saja wisatawan asing, tetapi juga wisatawan domestik yang melintas di kawasan wisata Lovina Buleleng.

Sejumlah pengunjung mengaku senang dengan menu khusus rumah makan ini. Selain pas untuk selera makan siang, juga baik untuk kesehatan karena berbahan dasar ikan laut.

Untuk mendapatkan menu khusus ini, pengunjung cukup mengeluarkan uang Lima Puluh Lima Ribu Rupiah. Selama ini, rata rata jumlah pengunjung mencapai puluhan orang.

SATE CUMI SAMBAL TRADISIONAL PENUH SENSASI



Sate kambing atau ayam adalah menu yang biasa kita jumpai setiap hari. Namun, jika Anda merasakan sate cumi-cumi bumbu sambal kampung, di sebuah kedai di Situbondo Jawa Timur, Anda akan merasakan sensari luar biasa.

Warung yang menyediakan menu sate Cumi-cumi sambal tradisional berada di kedai makanan di jalan Panglima Sudirman kota Situbondo, yang dikelola Ririn (41 tahun). Menu tersebut tergolong jarang didapatkan di tempat lain, sehingga sajian sate cumi-cumi dengan lalapan sayur dan sambal kampong tersebut akan menggoda selera banyak orang.

Menurut Ririn, ide awal membuat menu unik ini bermula saat ia melihat sejumlah tempat makan hanya menyajikan menu cumi yang digoreng. Ingin berbeda dengan kedai lain, Ririn berusaha menyajikan menu cumi-cumi dengan sajian yang berbeda.

Tak hanya di minati warga Situbondo, menu kreasi Ririn ini juga digemari warga luar kota yang kebetulan melintas di jalur Pantura Situbondo untuk tujuan Bali– Surabaya dan sebaliknya.

Setidaknya, tiap hari Ririn mampu menjual hingga 70 porsi menu sate cumi-cumi bumbu sambal kampung. Ririn sengaja memodifikasi sate cumi-cumi dengan bumbu sambal kampung karena permintaan pembelinya.

Sambal kampung terdiri dari paduan cabe, tomat muda, terasi, garam dan sedikit gula yang dihaluskan, sajian sate cumi-cumi makin terasa sensasinya dengan sambal ini karena bumbu tradisionalnya yang alami dan kerap memanjakan lidah penikmatnya.

Menikmati satu porsi sate cumi-cumi sambal kampung plus nasi dan minuman, cukup dengan membayar 20 Ribu Rupiah saja. Cukup murah bagi mereka yang kantongnya pas-pasan.