Showing posts with label kepiting. Show all posts
Showing posts with label kepiting. Show all posts

MENUJU SUKSES DENGAN BUDIDAYA KEPITING KERAMBA



Bagi sebagian orang, musim hujan bisa saja merugikan karena bisa menyebabkan banjir. Namun tidak demikian halnya bagi pembudidaya kepiting yang menggunakan media keramba di wilayah Kecamatan Kraksaan Probolinggo Jawa Timur. Musim hujan justru sangat menguntungkan karena omset penghasilan dari usahanya meningkat tajam.

Ahmad Fadol (30 tahun) misalnya, warga Kebon Agung merasa mendapat berkah tersendiri pada musim hujan tiba seperti saat ini. Betapa tidak, usaha budidaya kepiting miliknya meningkat tajam, hingga 50 persen dalam sebulan.

Usaha yang dirintis sejak tahun 2009 dengan modal awal hanya 600 Ribu Rupiah, di musim hujan ini bisa berlipat ganda hingga puluhan Juta Rupiah. Sebab, pada musim hujan intensitas panas matahari menjadi berkurang yang menyebabkan kepiting berkembang dengan baik. Di samping itu, Risiko beternak kepiting juga relatif kecil. Kepiting jarang terkena penyakit dan jika banjir datang kepiting tidak akan hanyut karena terlindung dalam keramba.

Sedangkan Bila musim kemarau, Fadol hanya bisa memanen kepiting setiap 1 bulan saja, kini hanya membutuhkan waktu 15 hari untuk memanen, terutama kepiting yang berkualitas baik.

Masing-masing Satu dari 10 kerambah kepiting milik fadol, bisa menghasilkan sekitar 1 Kwintal kepiting siap panen. Sementara harga jual kepiting antara 150 hingga 175 Ribu Rupiah perkilogramnya. Jadi dengan 10 keramba dipastikan bisa menghasilkan uang 150 Juta Rupiah setiap kali panen.

Dengan di potong biaya operasional dan biaya karyawan sebesar 40 persen, setiap sekali panen, Fadol bisa meraup keuntungan bersih sekitar 100 Juta Rupiah dan dalam sebulan bisa mencapai 200 Juta Rupiah.

Proses budidaya kepiting jenis Jawa ini tergolong sangat mudah dan tidak memerlukan perawatan istimewa. Bibit kepiting mula-mula di masukan kerambah, kemudian di beri pakan ikan teri. Dalam waktu 15 hari, kepiting siap di panen dan di pasarkan dalam keadaan hidup.

Kepiting hasil budidaya ini biasanya di pasarkan ke sejumlah Negara Asia, seperti Jepang, Korea dan Thailand.

RASA ALAMI KEPITING MONTOK YANG GURIH



Pernahkah anda menikmati masakan kepiting yang lunak dengan rasa gurih dan nikmat sambil beristirahat menikmati indahnya panorama pantai yang indah? Di Brebes, tepatnya ditepi pantai Randusanga, ada sebuah warung makan yang menyajikan menu istimewa yaitu kepiting montok goreng mentega.

Kepiting montok goreng mentega ternyata menjadi menu favorit warung makan milik Pak Jarot, yang berada di randusanga. Meski terletak 10 KM dari pusat kota Brebes, namun tempat ini tak pernah sepi dari para pengunjung., pasalnya selain menawarkan berbagai menu makanan laut, tempatnya yang berada dibibir pantai ternyata juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelangganya.

Suasana asri dengan panorama pantai yang indah, di jamin mampu menambah selera makan Anda menjadi lebih nikmat dan menyenangkan. Apalagi menu favoritnya adalah kepiting montok goreng mentega. Woow!!

Kepiting olahan Pak Jarot, sebenarnya tak jauh beda dengan masakan kepiting pada umumnya. Namun kepiting montok goreng sungguh berbeda baik rasa maupun rupa. Pasalnya kepiting yang digunakan sebagai bahan bakunya adalah kepiting pilihan yang mempunyai ukuran besar dan harus yang sedang bertelor. Saat disajikan, telor kepiting yang melekat pada cangkangnya kan terlihat menggoda.

Proses pembuatanya pun sangat mudah. Pertama kepiting yang masih segar dipotong menjadi beberapa bagian kemudian dicuci bersih. Setelah itu direbus hingga warnanya berubah. Sambil menunggu mendidih, sejumlah bumbu telah disiapkan seperti irisan bawang bombai, cabe dan sejumlah bumbu dapur lainya. Setelah melunak kemudian kepiting ditiriskan sebelum akhirnya digoreng dengan mentega yang dicampur dengan berbagai macam bumbu dapur tersebut.

Jarot menuturkan, sebenarnya tidak ada resep khusus dalam proses pembuatanya. Yang membedakan hanya pada soal bahan bakunya saja yaitu kepiting harus dalam kondisi masih hidup dan bertelor yang sengaja didatangkan dari berbagai pengepul yang ada wilayah sekitar pantura. Karena hal itu sangat berpengaruh pada rasa dan aromanya.

Untuk satu porsi berisi dua ekor kepiting, nasi dan segelas minuman segar, hanya dipatok dengan harga Rp 70.000 saja.

Menurut para pelanggan, menu kepiting montok goreng sangat terasa dilidah, sehingga bisa bikin ketagihan dan tempatnya juga sangat cocok untuk berrekreasi bersama keluarga karena tepat berada dibibir pantai. Tak hanya itu, berbagai menu seafood lainya juga tersedia disini seperti ikan bakar, cumi-cumi, kerang dan lainya.(86)