Showing posts with label Soto. Show all posts
Showing posts with label Soto. Show all posts

SOTO UDANG GALAH YANG PENUH SENSASI RASA



Pernahkah anda menikmati soto berbahan dasar udang galah? Di kabupaten Langkat, Sumatera Utara anda akan menemukan sejumlah rumah makan yang menyajikan menu special berupa soto udang galah liar yang telah menjadi ciri khas di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Sepintas soto yang di sajikan tidak berbeda dengan soto pada umumnya. Namun pengelola rumah makan, menukar daging ayam dengan udang galah, sehingga menimbulkan citarasa yang lezat.

Proses pembuatan soto sendiri sama dengan menu soto pada umumnya yang menggunakan bumbu bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, merica, santan kelapa dan lain - lain. Namun yang berbeda dengan soto ini adalah bahan yang di gunakanan yakni udang galah khas tanjung pura, yang di peroleh dari pemancing dari aliran sungai batang sarangan.

Pemilik rumah makan sengaja memilih udang galah dari alam liar untuk memberikan citarasa yang lebih lezat di banding menggunakan udang yang di peroleh dari tambak.

Nah jika anda kebetulan melintas atau berada di kabupaten langkat, tidak ada salahnya mencoba menu yang satu ini. Selain lezat harganya juga terjangkau Hanya Sepuluh Ribu Rupiah untuk satu porsi soto.

SOTO ANGSA RASA GURIH DAN LEZAT



Jika anda selama ini mengenal menu soto daging ayam atau sapi, maka soto yang hanya ada di karanganyar, jawa tengah ini berbeda, karena menggunakan bahan daging angsa. Daging angsa di kenal memiliki tekstur yang khas dengan rasa yang gurih dan lezat pula. Uniknya lagi untuk menikmatinya, tidak menggunakan nasi melainkan ketupat. Berikut liputannya.

Menu soto angsa tersebut, dapat anda temukan di Restoran Sasono Bujono Hotel Lor In, Karanganyar, Jawa Tengah. Sepintas menu ini tak jauh berbeda, dengan masakan soto yang biasa kita temui. Namun dengan menggunakan daging angsa sebagai bahan utama, jauh berbeda dan dijamin lebih gurih. Hal ini dikarenakan tekstur khas daging angsa, berbeda dengan daging unggas kebanyakan.

Cara memasaknya pun berbeda, dibandingkan soto ayam atau soto daging sapi. Daging angsa memiliki kekenyalan yang lebih ulet, sehingga untuk mengolahnya pun memerlukan waktu. Sebelum diracik menjadi soto, daging angsa direbus terlebih dahulu selama lima jam. Sementara air kaldu hasil rebusan daging, nantinya digunakan sebagai kuah soto. Setelah direbus, daging angsa kemudian dimasak bersama bumbu soto, yang ditambah daun bawang, tomat dan daun seledri.

Sedangkan untuk mekanan pendamping, tidak memakai nasi putih melainkan ketupat. Ketupat digunakan, untuk menghilangkan rasa eneg saat dimakan. Selain itu masih ditambah telur bebek rebus, kerupuk, serta perkedel, untuk menambah variasi lauk. Kemudian untuk memunculkan rasa gurih, ditambahkan sedikit bubuk koya diatas soto. Rasa lezat dari soto angsa ini, diakui mereka yang telah mencicipinya.

Menurut pihak restoran, ide awal pembuatan menu ini adalah kebosanan, terhadap masakan soto yang dijual selama ini. Menurut nugroho, daging ayam maupun sapi, sudah terlalu sering dimasak, dan rasanya juga tak pernah berkembang. Sedangkan daging angsa, walau teksturnya khas dan kenyal, namun memiliki cita rasa yang tak kalah lezat. Walaupun rasa kaldunya cenderung pekat, dijamin soto angsa ini tidak akan menimbulkan rasa eneg.

Satu porsi soto angsa, bisa dinikmati oleh dua orang. Anda hanya harus membayar sebesar enam puluh ribu rupiah per porsinya, untuk dapat menikmati lezatnya soto unik ini. Tentunya harga yang pantas, bagi sebuah sajian khas yang belum tentu didapat di daerah lain.

SOTO KLETUK, RASANYA KLETAK KLETUK


Bagi Anda yang akan berkunjung ke Rembang, Jawa Tengah, jangan lupa mampir ke Depot Makan Mapan yang ada di Jalan Kartini No. 42, kota Rembang. Di sini anda akan menemukan makanan soto yang unik, namanya soto kletuk.

Bahan dan bumbu soto kletuk memang sama dengan soto pada umumnya, yakni mie soun, taoge, suwiran ayam, daun seledri, dan bawang goreng. Yang membedakannya, adalah kuahnya yang bening tanpa menggunakan santan serta tambahan kletuk pada menu soto.

Ya, kletuk yang ditambahkan ke dalam menu soto membuat penikmatnya akan merasakan cita rasa soto yang gurih dan renyah serta berbeda dari kebanyakan soto di daerah lain.

Kletuk terbuat dari getuk yang digoreng dan di potong kecil- kecil. Tidak sembarang getuk bisa dibuat kletuk. Hanya getuk dari bahan baku ubi kayu yang bisa dibuat kletuk.

Menurut penjualnya, ibu Yohana Ningsih, ide pembuatan soto kletuk berawal saat dirinya membeli soto di sebuah warung yang ada di kota Blora Jawa Tengah. Di warung tersebut Yohana menjumpai makanan getuk goreng yang ikut disajikan oleh penjualnya. Setelah memakan dan mencampurnya dengan soto untuk lauk, ternyata Yohana merasakan cita rasa yang beda.

Yohana kemudian mencoba resep masakan soto dengan menambahkan getuk goreng. Setelah merasakan sensasi yang beda, yohana, Yohana kemudian memperkenalkannya ke masyarakat dan ternyata banyak yang suka. Dari situlah yohana kemudian melengkapi warungnya dengan menu masakan soto kletuk.

Para penikmatnya mengaku, sensasi rasa kletuk kletuk yang gurih dan renyah membuat mereka ketagihan untuk menikmati soto kletuk.

Harga satu porsi soto kletuk tergolong murah, yakni hanya Lima Ribu Rupiah. Karena itulah, setiap hari puluhan pelanggan soto kletuk, selalu menyempatkan diri mampir ke depot makan mapan yang buka pukul tujuh hingga tiga sore, untuk menyantap soto bikinan ibu Yohana.