Showing posts with label Sandal. Show all posts
Showing posts with label Sandal. Show all posts

UNIK DAN LUCU, SANDAL IMUT UNTUK HADIAH ULANG TAHUN



Unik dan Lucu, itulah kesan awal saat kita melihat kerajinan sandal imut hasil kreatifitas Sodikin (41) warga Bulu Rejo, Mertoyudan, Magelang Jawa Tengah. Pasalnya selain nyaman di pakai, sandal tersebut memiliki banyak motif mulai motif bola, buah-buahan, tokoh kartun hingga tokoh revolusi seperti Che Guevara, juga dapat menjadi pilihan.

Dengan perkembangan seperti ini, sandal tidak sekedar sebagai alasa kaki saja, seiring perkembangan jaman, sandal juga mampu menjadi tren tersendiri untuk memperindah penampilan.

Menurut Sodikin keahlian membuat sandal unik ini didapat secar otodidak. Saat itu anaknya mendapatkan hadiah ulang tahun berupa sandal yang hanya bermotif tulisan. Saat itu pula ide untuk membuat sandal bermotif muncul.

Untuk membuat sandal imut ini sanggatlah sederhana akan tetapi memerlukan keahlian,partama sepon ati( bahan dasar) digambar motif dan dipotong sesuai motif yang dikehendaki. Selanjutnya potongan motif yang sudah jadi, di lem diatas beberapa tumpukan spon dan barulah dipotong sesuai ukuran yg di inginkan.

Setelah terbentuk kemudian pola tersebut diberi penjepit kaki dan diberi lapisan untuk bawah sandal, dan sandal imut pun siap dipakai.

Untuk pasar penjualanya meliputi pasar local di Magelang, serta pasar luar kota seperti Jakarta, Bali, Bandung, Jogjakarta, Ppadang dan Makassar. Untuk harga sandal imut sanggatlah terjangkau mulai Rp 10.000,- hingga Rp. 20.000,- perbuah.

Nah jika Anda sedang bingung untuk membelikan hadiah ulang tahun untuk anak Anda, kerabat atupun teman, tak ada salahnya sandal imut ini menjadi pilihan.

KELOM BATIK CANTIK TEMBUS PASAR EKSPOR



Membatik ternyata tidak hanya bisa dituangkan di kain saja. Di kota Tasikmalaya, Jawa Barat, batik tulis juga dituangkan dalam kayu dan dijadikan sandal. Namanya kelom batik, yakni perpaduan kelom geulis asli Tasik dengan corak budaya Jawa. Kelom batik tersebut kini sudah dipasarkan diseluruh dunia. Jepang merupakan negara yang rutin dieksport setiap bulannya.

Salah satu boutique terkemuka yang menjual hasil karya kelom batik berada di Jalan Dadaha Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Boutique ini merupakan sentra pengrajin kelom batik asal Tasikmalaya, milik Ana Nuryana. Kelom batik tersebut merupakan slop atau kelom geulis yang dipadukan dengan corak dan budaya Jawa, dengan motif batik.

Sama seperti pembuatan kelom geulis lainnya, sebelum diproses untuk dilakukan pembatikan, terlebih dahulu kelom dipola sesuai motif pesanan dan khas Tasik. Baru setelah itu kemudin dilakukan pembatikan.

Setelah dibatik kemudian dicelupkan kedalam air pewarna dari kayu, kemudian dijemur dibawah terik matahari. Selain batik ada juga kelom yang di airbush. Kelom ini dicat terlebih dahulu sebagai dasar. Kemudian di air bush dan biasanya mengunakan motif bunga.

Kelom batik dan kelom airbush sama cantik dan menariknya. Jika anda tertarik bisa membuat motif sendiri. Ciri khas batik Tasik adalah gambar bunga yang warnanya mencolok.

Ana Nuryana, sudah sepuluh tahun lamanya menggeluti usahanya. Kini produknya sudah dipasarkan diseluruh dunia.

Setiap hari Ana bisa memproduksi sekitar 200 pasang, namun itupun tak sebanding dengan pesanan yang setiap harinya mencapai 1.000 pasang. Dengan Harga bervariasi dari 75 Ribu Rupiah sampai 90 Ribu Rupiah per pasang.

Untuk ekspor ke Jepang saja, setiap bulannya dia harus mengeksport sekitar 600 pasang, sementara ke Belanda sekitar 200 pasang. Selain mengeksport dia juga sudah mengisi hampir setiap outlet dan boutique diseluruh Indonesia.

KERAJINAN SANDAL KARTUN BERAWAL DARI COBA-COBA



Kreativitas berbuah manis. Itulah yang dirasakan Syafiq, seorang perajin sandal spon di Jalan Kemlayan Kota Solo, Jawa Tengah. Berawal dari coba-coba, saat usaha pigura respon-nya dirasakan terus meredup. Berbekal sisa spon yang yang ia punya, Syafiq pun mencoba beralih ke sandal.

Hanya saja, berbeda dengan sandal biasanya, ia mencoba berkreasi dengan menggunakan wajah tokoh-tokoh kartun, yang sudah cukup dikenal masyarakat, seperti Spongebob, Donald Bebek, Winnie The Pooh, Jerry, Mickey Mouse, Piglet dan sebagainya. Setidaknya, saat ini, sudah lebih dari 20 tokoh kartun digunakannya sebagai model sandal-sandal yang dibuat.

Cara pembuatan sandal tokoh kartun ini tergolong mudah. Awalnya, dibuat pola wajah tokoh kartun yang diinginkan di atas spon. Pola ini diambil Syafiq dari sejumlah gambar di majalah, koran atau internet. Setelah itu, spon mulai dipotong-potong sesuai bentuk diinginkan, seperti mata, mulut atau bagian wajah lainnya. Baru kemudian direkatkan atau di-lem, sesuai dengan model wajah tokoh kartun tersebut. Barulah kemudian dipasang jepit sandal yang juga terbuat dari spon.

Setelah dipasang jepit, barulah, sandal tokoh kartun tersebut dipotong menjadi dua bagian, yaitu sandal bagian kanan dan bagian kiri, serta dirapikan bagian pinggirnya. Dengan kemasan menarik, sandal-sandal tokoh kartun ini pun siap dipasarkan. Saat ini, pesanan tak hanya datang dari kota solo dan sekitarnya. Namun, juga dari kota-kota lain di luar jawa.

Dalam sehari, Syafiq yang hanya lulusan SMA dan sudah mempunyai 9 karyawan tersebut, bisa membuat tak kurang dari 100 buah sandal.

Sandal tokoh-tokoh kartun kreasi Syafiq ini memang sangat diminati oleh berbagai kalangan, terutama anak-anak, karena, dianggap sangat lucu. Apalagi, harga yang dipatok pun tergolong sangat murah, yaitu 25 hingga 30 ribu rupiah per pasang. Tak ayal, berawal dari coba-coba, saat ini, ia mampu meraih omset penjualan tak kurang dari 6 Juta Rupiah per bulan.(86)