Showing posts with label Rujak. Show all posts
Showing posts with label Rujak. Show all posts

YEE SANG, RUJAK SEGAR UNTUK IMLEK



Berbagai jenis makanan di siapkan untuk merayakan tahun baru imleks. Diantaranya rujak imlek, atau di sebut juga yee sang. Makanan tersebut merupakan hidangan pembuka yang di sajikan dingin dan segar, yang terdiri dari campuran bahan dasar irisan ikan mentah dan di campur sayur-sayuran.

Rujak imlek atau atau yee sang, merupakan makanan khas yang di ciptakan oleh nenek moyang masyarakat Tionghoa yang ada sekitar 1500 tahun yang lalu.
Untuk membuatnya, pertama kali siapkan sayuran segar, seperti worte, kubis, pangsiet, mentimun, lettuce, lobak Cina, jahe, yang di iris kecil-kecil, kemudian tambahkan ubur-ubur yangtelah di masak dan ikan salmon fillet yang di potong-potong, , kemudian tambahkan pemanis dan kacang-kacangan, seperti biji wijen, kacang almount.

Kemudian siapkan bumbunya. Saus plum, saus cabe, cuka, lemon, air jeruk segar, air nanas, selai jeruk, selai nenas dan minyak wijen. Bumbu-bumbu tersebut di campur jadi satu, dan di panaskan hingga mendidih. Setelah matang, bumbu siap di campurkan.

Setelah selesai, siapkan sayur-sayuran tersebut ke dalam piring besar, dan tuangkan bumbu yang sudah matang tersebut. Setelah itu campur dan di ratakan.

Untuk mengaduknya, dengan cara di angkat tinggi-tinggi, , menurut kepercayaan orang Cina, jika di angkat lebih tinggi, dengan harapan rejeki, kebahagiaan, berkah dan rahmat agar melimpah ruah.

Yee sang, adalah sebuah hidangan yang hanya tersedia pada saat tahun baru Cina, hidangan tersebut merupakan pembuka saat jamuan makan keluarga. Uniknya, mengkonsumsi yee sang tidak sembarangan, tetapi dengan tata cara tersendiri. Makanya menggunakan sumpit dan di angkat tinggi-tinggi, sambil meneriakkan kat-kata “Luo Hwei”. Yang berarti kesejahteraan, umur panjang dan rezeki melimpah ruah.

Jika anda tertarik, anda bisa mencobanya di rumah, sebagai alternatif hidangan makanan imlek dengan keluarga.

MERASAKAN NIKMATNYA RUJAK MENGKUDU SAMBIL BEROBAT



Mengkudu di kenal sebagai jenis buah-buahan yang memiliki banyak biji dengan rasa pedas bercampur pahit. Sebagian orang menjadikannya sebagai obat berbagai macam penyakit dengan membuat rujak buah mengkudu.

Warga di Desa Banyu Urip Kecamatan Ujung Pangkah, ternyata mempunyai kiat tersendiri dalam menjaga kesehatan tubuhnya. Warga yang setiap harinya rata-rata bekerja sebagai petani dan nelayan tersebut, suka mengkonsumsi buah mengkudu untuk menjaga kesehatannya.

Uniknya, buah mengkudu tidak langsung dimakan begitu saja, tetapi diolah menjadi rujak dengan ramuan bumbu petis ikan, kacang dan kecap, hingga rasa buah mengkudu berubah menjadi lezat.

Agar rasanya lebih bervariasi, buah mengkudu juga di campur dengan buah-buahan lainnya sepeti mentimun, bengkoang dan kedondong.

Menurut para penikmatnya, rujak mengkudu yang di olah secara tradisional ini, memiliki cita rasa yang cukup nikmat. Rasa gurih petis petis ikan dan kecap, semakin menambah rasa nikmatnya.

Tak hanya itu, di balik rasanya yang khas, buah mengkudu juga memiliki kandungan khasiat pengobatan yang cukup bagus. Tak heran, rujak mengkudu selalu laris manis terjual. Apalagi, harganya cuma dua ribu rupiah perbungkus.

Adalah Rukiyah, salah satu penjual rujak mengkudu selama lebih dari 5 tahun lamanya. Rata-rata, para pelanggannya memiliki keluhan berbagai macam penyakit yang berhasil di sembuhkan dengan mengkonsumsi rujak mengkudu. “Rata-rata pelanggan saya memiliki keluhan penyakit yang bisa sembuh berkat rujak mengkudu”, ujarnya.

Kebiasaan mengkonsumsi rujak mengkudu di desa ini telah berlangsung turun temurun. Rata-rata warga mengkonsumsinya 3 kali dalam seminggu di saat musim buah mengkudu seperti sekarang ini. Di Desa Banyu Urip, terdapat ratusan pohon mengkudu milik warga setempat yang tumbuh secara liar di pekarangan rumah.(86)