Showing posts with label Gresik United. Show all posts
Showing posts with label Gresik United. Show all posts

AKHIRNYA PERSEGRES DI LAUNCHING SEBAGAI TIM ISL



Tim Gresik United (GU) akhirnya berubah nama menjadi Persegres Jaka Samudra dengan pelatih kepala Fredy Mulli. Kesebelasan kebanggaan masyarakat Gresik ini, di launcing minggu sore (27/11/2011) di Stadion PT Petrokimia Gresik dengan memperkenalkan para punggawa tim ke tengah masyarakat.

Dalam skuad Persegres Jaka Samudra terdapat 3 pemain asing yaitu Gaston Castano yang menempati posisi striker, Gustavo Chena, gelandang, serta James Koko Lomel juga di posisi gelandang.

Tak hanya itu, Manager PT Persegres Jaka Samudra selaku pengelola tim, juga memperkenalkan kostum baru warna kuning yang di serahkan secara simbolis kepada kapten kesebelasan, Agus Indra Kurniawan.

Meski baru di nyatakan sebagai bagian dari klub ISL tanggal 19 Nopember lalu, namun, Manager Persegres menyatakan siap tampil dalam laga bergengsi itu. “Saya piker tidak ada yang mendadak dalam persiapan tim, karena kita sudah mempersiapkan sejak Agustus lalu meski kita masuk ISL pada 19 Nopember lalu”, ujar Sambari Halim Radianto, Manager Utama PT Persegres Jaka Samudra.

Sesuai jadwal ISL, Persegres Jaka Samudra akan melakoni laga tandang-nya tanggal 1 Desember mendatang ke Papua melawan Persiwa Wamena dan tanggal 5 melawan Persipura Jayapura.

Sebagai persiapan, launching Persegres di tutup dengan pertandingan persahabatan melawan tim divisi utama KSB Sumbawa Barat. Meski tanpa kehadiran pelatih, Fredy Mulli yang absen karena menghadiri rapat di Jakarta, namun Persegres unggul dengan skor 2-1.

FREDY MULLI BATAL HENGKANG DARI GRESIK UNITED



Mangkirnya pelatih Gresik United dalam sepekan terakhir, sempat membuat proses rekrutment pemain terganggu. Meski berniat hengkang dari kursi Kepala pelatih Gresik United, Fredy Mulli akhirnya balik kucing (28/10/2011.)

Publik sepakbola di Gresik Jawa Timur, sempat terganggu dengan kabar hengkangnya pelatih Fredy Mulli dari kursi pelatih kepala di tubuh Gresik United. Bahkan, dalam sepekan terakhir, mantan pelatih Persebaya dan PSMS Medan tersebut, tidak terlihat dalam rekrutmen pemain yang saat ini tengah berlangsung.

Bahkan, beberapa pemain seperti pemain eks Deltras Sidoarjo seperti Anang Ma'ruf, M Khusen, Arthur Assa, Satyo Husodo dan Mujib Ridwan tidak ikut berlatih, pasca menghilangnya Fredy Mulli.

Dalam latihan terakhir sore ini, Fredy Mulli akhirnya muncul lagi di Stadion Petrokimia Gresik, untuk menyatakan kesiapannya kembali menjadi pelatih kepala dalam PT Persegres Gresik Joko Samudro, meski awalnya sudah memutuskan untuk hengkang dari Gresik United.

“Awalnya, saya sudah memutuskan untuk pamit pada manajemen. Namun, atas permintaan dari fans dan manajemen, saya membatalkan untuk pamit dan berniat kembali melatih GU”, ujar Fredy Mulli.

Sebelumnya, pelatih yang akrab dipanggil FM tersebut, sempat meng-arsiteki kesebelasan kebanggaan masyarakat Gresik selama 20 hari. Namun menghilang karena ada ketidakcocokan dengan manajemen Gresik United terkait negoisasi kontrak pemain serta komposisi asisten pelatih.

GU GANDENG PENGUSAHA UNTUK BIAYAI KONTRAK PEMAIN



Pemkab Gresik upayakan untuk menggandeng Pengusaha agar menjadi bapak asuh Gresik United. Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Gresik, Drs. Mohammad Qosim, MM melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya, Selasa ( 20/9) dikantornya.

Upaya ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk membentuk tim yang dapat menjadi kebanggaan masyarakat Gresik. Pemkab Gresik tidak bisa berjalan sendiri. “ Saat ini sudah ada kesediaan dari beberapa pengusaha untuk menanggung biaya kontrak pemain. Kami tidak mentarget berapa pemain yang akan mereka tanggung yang penting kami mohon mereka untuk membantu memberikan kontribusinya menopang kesebelasan Persegres Joko Samudro”, Ujar mantan Ketua KONI non aktif ini.

Berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Gresik ini seiring terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 1 Tahun 2011 yang melarang alokasi dana APBD untuk membiayai klub profesional. Permendagri tersebut sekaligus menghapus Surat Edaran Mendagri No. 426 Tahun 2010, yang memungkinkan dana APBD digunakan membiayai klub professional.

Untuk menyongsong musim liga indonesia dengan format baru, Persegres Joko Samudro atau yang selama ini dikenal dengan Gresik United (GU), tengah melakukan proses seleksi Pemain. Menurut Qosim, dibutuhkan sebanyak 25 pemain kelas A untuk memperkuat skuad Persegres Joko Samudro ini. Rekrutmen yang dilaksanakan oleh manajemen menseleksi para pemain yang selama ini telah malang-melintang di beberapa klub dalam musim kompetisi sebelumnya. Selain itu pihak manajemen juga member kesempatan untuk para pemain putra daerah guna mengukuti seleksi.

Tentang Perusahaan yang siap membantu Pemkab untuk menopang kesebelasan Persegres Joko Samudro ini, Qosim menyatakan,”kami sudah melakukan pembicaraan dengan mereka diataranya dari PT. Semen Gresik, PT. Petrokimia Gresik, PT Smelting dan PT Wilmar. Mereka sepertinya siap mendukung upaya Pemkab Gresik ini. Yang pasti kami akan berupaya untuk menggandeng beberapa perusahaan yang lain lagi” ujarnya. (sdm)