Showing posts with label Harddisk. Show all posts
Showing posts with label Harddisk. Show all posts

MENGKONVERSI SISTEM FAT32 KE NTFS TANPA KEHILANGAN DATA



Kita tahu, bahwa sistem FAT32 dalam fotmat media penyimpanan seperti Flash Disk dan Hard Disk, tidak mendukung penanganan file besar (lebih dari 4GB). Di samping itu, sistem keamanan NTFS jauh lebih bagus di banding FAT32 karena NTFS memungkinkan kita mengatur perizinan dari masing-masing file maupun direktori yang ada.

Nah! Jika Anda ingin merubah sistem flash disk atau hard disk eksternal Anda lainnya dari FAT32 ke NTFS tanpa harus kehilangan data? Artikel berikut ini akan menjelaskan cara mencapai transisi mulus tersebut tanpa resiko kehilangan data.

Microsoft menyadari akan resiko kehilangan data, jika kita melakukan transisi FAT32 ke NTFS. Karena itu Microsoft kemudian menambah kemampuan Command Prompt untuk mengatasi hal ini, hanya dengan menjalankan perintah sederhana. Meski ada juga beberapa perangkat lunak yang mendukung upaya ini, tapi perintah Convert melalui command prompt jauh lebih mudah. Namun, metode ini hanya bisa bekerja pada Windows XP, Windows 7, Windows 8 dan Windows Vista.

Berikut ini langkah-langkahnya:

1) Backup data Anda, karena khawatir ada error di luar dugaan.

2) Perhatikan nama drive serta sistem file yang ingin dikonversi.

3) Klik tombol Start.

4) Ketik CMD pada kotak pencarian jika Anda menggunakan Windows 7, Windows 8 atau Windows Vista. Jika Anda menggunakan Windows XP, klik Run dan kemudian jalankan cmd.

5) Ketik "chkdsk H:/F" (tanpa tanda kutip) di mana H adalah huruf dari drive. Langkah ini bertujuan memeriksa kondisi drive dan memperbaikinya secara otomatis.

6) Ketik "Convert H:/FS: NTFS" (tanpa tanda kutip). H adalah lagi-lagi huruf dari drive yang akan dikonversi.

Selanjutnya, Prompt akan memulai proses konversi dan setelah beberapa menit, CMD akan akan memberitahu kita, jika konversi berhasil. Untuk memastikannya, Anda dapat memeriksa pada properti dari drive melalui Properties,lalu klik kanan.

Perlu dicatat, bahwa metode ini tidak dapat digunakan untuk mengubah kembali sistem file NTFS ke FAT32. Untuk mengubah kembali ke FAT32, Anda harus memformat seluruh drive dengan resiko kehilangan data.

PENANGANAN BAD SECTOR PADA HARDDISK



Bad sector adalah salah satu jenis kerusakan yang sering terjadi pada harddisk. Biasanya di sebabakan oleh proses mematikan komputer tanpa melalui prosedur shutdown yang benar. Tanda-tandanya adalah, computer sering hang dan sulit bekerja dengan baik seperti semula.

Bad sector dibedakan dalam 3 kondisi.

1. Kondisi dimana platter harddisk mengalami aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudah tidak dapat digunakan lagi. Semakin lama, harddisk akan semakin rusak dan tidak bisa di gunakan lagi sebagai media storage.

2. Kondisi platter yang aus tetapi belum mencapai kritis. Kondisi ini dapat dikatakan cukup stabil untuk harddisk. Kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih mungkin perbaiki dengan low level.

3. Kondisi platter yang aus, baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakan terdapat di cluster 0 (lokasi dimana informasi partisi harddisk disimpan). Kondisi ini tidak memungkinkan untuk diperbaiki.

Berbicara tentang perbaikan harddisk bad sector hanya mungkin di lakukan pada kondisi ke 2 saja, dimana permukaan harddisk masih stabil tetapi terdapat kerusakan ringan di beberapa tempat saja. Yakni hanya kondisi dimana harddisk masih berputar serta controller harddisk masih bekerja dengan baik.

Cara umum dalam mengatasi harddisk yang mengalami bad sector adalah dengan Meng-eliminasi lokasi kerusakan pada bad sector, yakni dengan memastikan kondisi platter harddisk yang rusak melalui LOW LEVEL FORMAT (LLF). LLF dapat dilakukan dari BIOS atau Software. Untuk BIOS, beberapa PC lama seperti generasi 486 atau Pentium (586) memiliki option LLF. Untuk mengunakan software LLF, dapat di download di situs pembuat harddisk atau mencari utility lain seperti hddutil.exe, MaxLLF.exe serta wipe.exe versi 1.0c 05/02/96.

Fungsi dari software LLF adalah menghapus seluruh informasi seperti partisi dan data didalam harddisk termasuk pula informasi bad sector. Software ini juga berguna untuk memperbaiki kesalahan pembuatan partisi pada FAT 32 dari Windows maupun DOS.