MINIATUR SEPEDA MOTOR DARI LIMBAH PLASTIK


Limbah plastik dan beberapa jenis barang bekas lainnya yang sudah tidak terpakai, ternyata bisa disulap menjadi miniatur sepeda motor gede yang bernilai seni dan ekonomi cukup lumayan. Karya miniatur tersebut bahkan diminati pasar luar negeri.

Adalah Tri Wahyu Prasetyo, seorang perupa warga Kedung Anyar Gang 8 kota Surabaya Jawa Timur, yang setiap hari mengumpulkan berbagai jenis limbah plastik yang banyak berserakan di kota Surabaya. Bagi Tri Wahyu, seluruh barang limbah plastik yang di perolehnya tersebut, dapat menjadi sebuah karya seni yang menarik, yakni miniatur sepeda motor.

Uniknya miniatur motor tersebut, di bangun tanpa merubah bentuk limbah plastik yang ada. Untuk membuatnya, pemuda yang berkeinginan mempunyai motor besar tersebut, hanya memasang dan mencocoknya limbah plastik dengan konstruksi yang tengah di buatnya.

Pembuatan karya unik ini tergolong gampang-gampang susah. untuk satu motor besar tri wahyu membutuhkan waktu antara 10 sampai 15 hari proses pembuatan. Kuncinya, adalah kesabaran dan keuletan, dan yang lebih penting lagi adalah insting seni yang mampu melihat bentuk barang-barang limbah yang cocok untuk desain miniature sepeda motornya.

meski terbuat dari bahan limbah, kerajinannya tersebut hampir mirip dengan bentuk aslinya seperti, shock bekker depan diambilkan dari boulpen, sedangkan tempat duduk moge di pasangkan sendok dan garpu, untuk mesin di pasangkan botol plastik lem bekas.

Untuk membantu membuatnya, tri membutuhkan peralatan yang sederhana, diantaranya lem, gunting, penjepit, serta obeng.

Untuk satu miniatur sepeda motor, Tri Wahyu menjualnya dengan harga antara Satu hingga Dua Juta Rupiah.

Bagi Tri Wahyu, selain menjadi alternatif pengolahan limbah, kreatifitas ini juga sangat menjanjikan secara ekonomi. Bahkan, miniatur sepeda motor buatannya sudah di pesan sejumlah warga asing dari Autralia dan Belanda.